Legging vs ledging


Sekitar tahun lalu saya menguping obrolan antara tiga atau empat ABG di angkot. Mereka membahas salah satu mode yang mulai marak saat itu.

“Lejing? Leging, tau! Norak ih!”

Disambut tawa temannya yang lain. Saya ingat pertama kali saya akrab dengan istilah yang dilafalkan ‘leging’ itu ketika sepupu saya membicarakan pakaian anaknya yang masih berusia satu tahun, tentang kebiasaannya memakaikan ‘leging’ anaknya jika kebetulan mengenakan rok. Kalau jaman dulu sih saya mengenal celana ketat berbahan kaos/spandex [yang bisa melar] sebagai celana ‘strit’, biasanya digunakan untuk senam atau sebagai dalaman rok untuk menghindari kejadian ‘ngongkong’ jaman sekolah.

Sekitar pekan lalu, ketika saya sedang melihat-lihat ‘Home’ FB saya, saya melihat salah satu teman saya ditag dalam sebuah album foto yang isinya adalah promosi pakaian anak. Saya tidak terlalu kaget ketika di situ disebutkan ‘ledging’ sebagai salah satu barang yang dipromosikan. Yah, jika dilafalkan mungkin akan berbunyi ‘lejing’ seperti yang pernah menjadi bahan tertawaan ABG di angkot tahun lalu.

Saya agak penasaran kenapa benda yang dulu saya kenal sebagai celana ‘strit’, sekarang lebih populer sebagai ‘ledging’. Pertama saya cari arti kata ‘ledge’ di Linguist dengan asumsi bahwa ‘ledging’ adalah kata turunan yang berasal dari ‘ledge’ dengan akhiran -ing. Hasilnya cukup membingungkan karena maknanya dalam bahasa Indonesia bukanlah sebuah istilah yang akrab bagi saya.

ledge: kb. 1 birai (of window). 2 langkan (of a building).

Saya agak malas untuk mencari makna birai dan langkan di Kamus Besar Bahasa Indonesia. Lalu saya mencarinya di Google dengan memasukkan kata kunci ‘what is ledge’ dan saya menemukan salah satu definisi sebagai berikut dari WikiAnswer:

A ledge is a projecting ridge on a mountain or one submerged under water.

Saya sudah sangat yakin bahwa kata yang benar untuk mendefinisikan celana ketat yang sedang tren saat ini adalah legging, ternyata saya salah. Menurut definisi dari Wikipedia,

Leggings are a type of fitted clothing covering the legs, which can be worn by both men and women.

Memang dugaan saya hanya kurang satu huruf ‘s’ dari istilahnya yang tepat, tapi tetap saja salah. Tentu saja, tanpa huruf ‘s’ yang bermakna jamak, maka legging hanya digunakan untuk satu kaki saja, hehe… Mengenai sejarah lengkap dan perkembangannya silahkan lihat pada taut ini.

Definisi di atas belum serta merta memusnahkan rasa penasaran saya mengenai istilah yang agak kurang tepat itu. Yah, hanya berbeda satu huruf tetapi apakah perbedaan huruf yang hanya satu itu memiliki makna? Saya kembali bertanya kepada Google dengan memasukkan kata kunci ‘ledging’. Hasil pencarian teratas membawa saya pada definisi dari Urban Dictionary sebagai berikut:

1. ledging

When a suppository is manually inserted with one’s index finger (or more if necessary) into the anus and it is gently parked on the anal verge to all your friends’ shock and horror.

Mmm… ada horornya segala! Silahkan ya terjemahkan sendiri definisi di atas. Setelah saya lihat-lihat lagi, tampaknya Urban Dictionary ini isinya mirip dengan yang biasa kita kenal sebagai kamus bahasa gaul.

Laluuu…jika saya masukkan kata kunci yang sama ke Google Indonesia, maka akan muncul hasil pencarian berbahasa Indonesia yang lumayan banyak berisi promosi pakaian yang salah satunya menjual celana ketat tadi, walaupun bukan hasil teratas. Jadi kesimpulannya, legging [yang dilafalkan ‘leging’] bukanlah istilah yang tepat untuk menyebut celana ketat yang sedang tren saat ini, apalagi ledging [yang dilafalkan ‘lejing’], melainkan leggings. Amannya sih tulis ‘leging’ saja, anggap saja kata serapan, hehe…

Pokoknya hati-hati sajalah menggunakan istilah, sebaiknya memahami benar maknanya jika akan menggunakan satu istilah. Mungkin misi saya selanjutnya adalah mencari asal-usul istilah celana/baju ‘strit’… :p

Advertisements

4 thoughts on “Legging vs ledging

  1. heuheuheue ahirnyaaaa… dibahas juga
    bagus lah biar dunia perleggingan indonesia makin aman dari salah sebut juga salah persepsi
    bayangken klo orang asing yg juga belanja on len d tag “menjual ledging ato legging ato bahkan lejing” ??????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s