Review-wannabe: Supernova


Tadi malam entah kenapa saya bisa ada di depan televisi dan memutuskan untuk menonton. Aw, padahal waktu itu gambarnya sangat tidak baik bagi kesehatan mata. Saya mulai tertarik untuk menyaksikan film yang sedang ditayangkan di Global TV itu karena sempat mengesani sebuah gambar yang biasa saya ‘pantau’ di kantor. Gambar apa cobaaaaa? It’s something like this. Yap, gambar matahari! Di latar depan gambar matahari dalam beberapa panjang gelombang itu ada kotak yg menampilkan rumus-rumus ga jelas dengan integral berlapis. Canggih pisan sigana teh! Setelah rumus-rumus ajaib tersebut berhenti ‘running’, sang ilmuwan di film menampilkan wajah kaget.

Adegan selanjutnya adalah si ilmuwan yang bernama Austin Shepard [diperankan oleh Peter Fonda] itu kabur ke khatulistiwa. Oya, observatorium tempat Dr. Shepard itu bekerja katanya ada di Australia, namanya SPL [Solar Probe Laboratory?]. Sebelum kabur, Dr. Shepard sempat berkomunikasi dengan Ginny, dan ternyata sudah menghapus semua data yang ada di komputernya [entah kenapa] dan mengirimkan surel ke beberapa koleganya [yang katanya surel itu akan terhapus dengan sendirinya setelah dibaca]. Salah satu kolega yang dimaksud adalah Dr. Christopher Richardson [Luke Perry, pernah main di Beverly Hills 90210, FYI] yang ternyata adalah ‘nu boga lakon’ di film ini.

Saya agak tersesat baca teks di film itu. Solar probe diterjemahkan sebagai sensor matahari, sunspot diterjemahkan sebagai titik matahari, coronal mass ejection sebagai injeksi blablabla [lupa], dan masih banyak lagi istilah-istilah teknis yang diterjemahkan secara membabi buta.

Tiba-tiba kolega-kolega Dr. Shepard yang menerima surel tersebut menjadi semacam tahanan untuk menjadi sumber informasi mengenai kaburnya Dr. Shepard oleh National Intelligent Organization [yang katanya berpusat di Amrik]. Katanya ada hubungannya dengan protokol ‘solar probe’ yang dijual ke pihak lain oleh Dr. Shepard. Makin bingung saya. Kenapa para ilmuwan itu ditahan NIO? Kenapa proyek observasi matahari bisa diperjualbelikan? Untuk tujuan apa? Kenapa NIO yang punyanya Amrik bisa seenaknya di Australia?

Jadi katanya si Shepard itu menemukan bahwa sebenarnya usia matahari jauh lebih tua dari usia yang diperhitungkan sebelumnya [dari rumus ajaib yang sarat dengan integral berlipat itu] dan saat itu matahari akan meledak menjadi supernova. Selain proyek solar probe ini, ada proyek lain yang diangkat dalam film ini, namanya Phoenix, sejenis bunker penyelamat dari bencana ‘kiamat’ [mungkin serupa dengan yang ada di film 2012]. Lagi-lagi saya bingung. Dengan ingatan saya yang sangat buruk mengenai materi kuliah evolusi bintang, memangnya bumi bakal selamat ya dari ledakan supernova matahari? Kalopun ga kena ledakannya [which is hardly possible], masih bisa ada kehidupan di bumi gitu [jauh di dalam tanah sekalipun]? Katakanlah mereka bertahan di dalam tanah sampai beberapa bulan dan menunggu sampai keadaan kembali normal, normal sebelah mananya? Mataharinya kan udah meledak alias mati, errr…speechless.

Next, animasi pelontaran massa korona yang menurut saya lebaynya pol. Ada ya satelit yang bisa merekam penjalaran CME dari matahari sampai menabrak bumi? “Tumbukan akan terjadi pada lima, empat, tiga, dua, satu” Duarrrr! Dan entah kenapa [mungkin karena saya ga stay tunned di depan tipi demi apdet twitter ngomentarin film sci-fi itu], ada adegan hujan bola api. Err…katanya itu plasma dari matahari.

Balik lagi ke proyek Phoenix. Seperti yang sudah diduga, yang boleh masuk bunker cuma orang-orang tertentu aja. Para ilmuwan canggih itu termasuk juga dooong, tapi kok ya mereka jadi semacam [lagi-lagi] tahanan. Terserah mereka dong mau ikut berlindung atau mau bunuh diri di luar. Sampe dikejar-kejar si agen NIO yang namanya Delgado itu. Bingung lagi untuk yang kesekian kalinya. Apalagi pemerintah terkait memutuskan untuk merahasiakan bahwa matahari mau meledak, jadinya ga ada adegan berbondong-bondong pengen masuk bunker.

Nah ada lagi satu plot aneh. Di situ diceritain si keluarga Richardson sepertinya ketakutan dengan kaburnya penjahat kejam bernama Cole. Apa hubungannya dengan matahari mau meledak cobaaaa? Jadi si istri dan anak Richardson yang namanya Brooke dan Hailey itu sampe kabur ke pondoknya siapa gitu [kalo ga salah namanya Ann Lynn, seperti merek susu kalsium :p] begitu tau si Cole yang mau ditransfer dari satu penjara ke penjara yang lain itu kabur, gara-garanya si mobil yang ngangkut para penjahat itu kecelakaan akibat tabrakan dengan sekumpulan burung mabok tatkala terjadi aurora di siang bolong.

Adegan kesekian, sekumpulan orang sedang berkumpul di labnya Shepard. Katanya ngebackupin semua data yang ada di internet sebisa mungkin supaya nanti bisa ditemukan oleh orang-orang [generasi berikutnya mungkin?] yang selamat dari ledakan supernova. Motivasi yang janggal.

Lanjut. Ternyata hitungan si Shepard itu berdasarkan penelitiannya Richardson. Dengan kata lain, yang bikin rumus awal tentang perhitungan umur matahari itu si Richardson. Richardson penasaran dong kenapa umur matahari jadi boros gitu berdasarkan penurunan rumus Shepard. Dipelototin tuh rumus di layar komputer, mungkin biar terkesan canggih nurunin rumusnya pake komputer. Lalu tiba-tiba ada tanda “+” berkedip-kedip merah di situ. Aha! Katanya rumus Richardson salah di situ, harusnya “-“. Udah diturunin di komputer masih ada salah? Mending dikotret aja kali ya :p Setelah dihitung ulang, hasil perhitungan [yang entah ngitung apa dengan cara apa] yang tadinya ordenya 10^11 berubah jadi orde 10^-11. Umur matahari gitu? Satuannya apa yeah kok ordenya minus gitu?

Adegan selanjutnya para ilmuwan itu ketawa-ketawa lega gitu. Wow, cuma gara-gara tanda tambah yang bodoh, gitu katanya. Jadi mataharinya ga jadi meledak sodara-sodara! Chris pun pulang mencari istri dan anaknya. Rumahnya kosong karena memang istri dan anaknya udah ngungsi ke pondok tea. Chris mendapati pembantu rumah tangganya yang bernama Teresa udah jadi mayat. Kesimpulan ini saya dapat dari adegan genangan darah di lantai bawah dan kaki yang menjulur di lantai kamar terlihat dari sisi yang terhalang tempat tidur dan selanjutnya disensor [mungkin mayatnya tak berkepala, entahlah] yang dilanjut dengan adegan Cole si buronan sedang melaju dengan motor curian. Sampai sini saya bertanya-tanya, urusan mataharinya udah selesai ya?

Chris menyusul istrinya ke pondokan berdasarkan petunjuk yang didapat di rumahnya. Brooke hepi banget dong akhirnya bisa ketemu sang suami yang selama isu supernova itu ga jelas ada di mana. Ternyata Cole berhasil mengetahui keberadaan keluarga Richardson itu. Just like the average thriller movies, tiba-tiba lampu pondok mati. Dan Chris pun memutuskan untuk pergi menyalakan generator yang ada di luar. Seperti biasa, sang jagoan dipukul dari belakang sampai jatuh pingsan oleh si bandit. Cole berhasil masuk pondok dan hampir membunuh Brooke. Eh ngga, pas mau masuk rumah sempet ada perlawanan dari cewek-cewek yang ada di situ. Brooke berusaha mukul Cole pake tongkat, gagal. Ann Lyn mukul Cole pake penggorengan teflon, TUNGGG gitu, tapi ga ngefek. Hailey berhasil bikin Cole sedikit kleyengan dengan menjatuhkan pot bunga kecil dari lantai atas ke kepala Cole. Jadi pot bunga kecil lebih mantep dari penggorengan teflonkah?

Nah, pas si Brooke hampir mati dibunuh Cole, Chris dateng dan terjadilah pergumulan. Next, DORRR! Juuuust like an average movie, Cole mati ditembak Brooke dari belakang. Dor! Dor! Cole nyemplung ke danau di dekat tempat pergumulan. Blubuk, blubuk! Brooke pun melempar pistolnya ke danau. Berperlukaaaan…

Itu belum akhirnya banget sih, tapi percaya deh, ga ada lagi cerita soal mataharinya. Bener-bener bodoh banget deh saya tuh semalem mau-maunya buang waktu buat nonton film ga jelas dengan banyak sensor itu.

Kesimpulannya:

  1. Film ini bener-bener menguji pengetahuan saya dalam bidang astronomi.
  2. Film ini ga punya pendirian, mau sci-fi atau semacam I know what you did last summer?
  3. Film ini kurang survei, setelah saya iseng cari-cari di inet ternyata penggambaran settingnya sangat ngaco. Saya juga baru tau kalo film ini maksudnya mengambil seting di Australia setelah saya baca di sini.
  4. Walaupun katanya ‘film sci-fi baru bisa dinikmati jika kita mengabaikan fakta-fakta ilmiah’, saya tetap tidak bisa menikmatinya karena terlalu banyak subtema yang dipaksakan untuk berkaitan dan inti dari cerita pun tidak jelas. Kalo matahari emang ga jadi meledak trus hujan bola api itu maksudnya apa? Cuma peningkatan aktivitas matahari biasa aja? Endingnya juga super-duper-hyper-garing tanpa kejelasan kenapa Cole ngejar-ngejar keluarga Richardson ampe segitunya. Mungkin karena saya ga nonton dari awal banget.
  5. Film ini mirip film 2012 dan ga kalah konyol dari film Sunshine.
  6. Ternyata saya masih males liat aktingnya Luke Perry. Tampangnya itu loh ogah-ogahan gitu.

Saya juga baru tau bahwa ternyata film itu aslinya adalah miniseri berdurasi 3 jam. Pantesan lama bangeeeeet kaya film India, ga selesai-selesai, ceritanya ke mana-mana, banyak sensornya pula.

    Sekian.

    Advertisements

    10 thoughts on “Review-wannabe: Supernova

    1. trus ada sekuelnya i know what you did when our sun was supposed to explode 2. ambigu sih. perbuatan cole untuk yg kedua kalinya apa matahari-nya yg diprediksi meledak lagi? jadi, rumit 😀

      • bisa jadi na, ternyata rumusnya masih salah. harusnya dikali tapi dibagi. jd ordenya balik lagi ke 10^11, n right after they realized it, BOOM! Tamat.

    2. dan para ilmuwan itu pun tewas sia2..ada yg jatoh dr gedung lah, ada yg kena meteor, ada yg ditangkap..btw, yg ditangkap itu pada tewas ya pas pesawatnya jatoh? *dibahaaass.
      dan bukannya data2 udah pada dihapusin sama shepard? ko ada yg bisa didonlot siiih?
      file geje. say no more.

      • iya, yg di pesawat itu kan yg selamat cm si richardson n delgado doang. pswtnya ‘turun mesin’ tea :p
        mgkn dia bikin semacam penjelasan kenapa mataharinya meledak dgn memasukkan rumus-rumus ajaib tea, yah semacam prasasti peninggalan jaman kerajaan gitu deh (“civilization was here”), meureun…
        memang film yg sangat misterius, ga ngerti logika berpikir pembuat cerita.

    3. Dari judulnya aja udah salah. Mau setua apapun matahari, kan ngga akan bisa meledak jadi supernova. Kecuali mungkin san san kelewatan penjelasan di filmnya kalau rumus itu bukan hanya untuk menghitung umur matahari tp juga buat menghitung kembali massa matahari 🙂

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s