Kenyangnya poll


Senin atau Selasa malam lalu tiba-tiba tercetus ide untuk makan siang di Mie Baso Akung hari Sabtunya.

Ide itu terwujud hari Sabtu pukul 11. Mamah, Bi Santi, Aa, dan Ummi. Katanya sih mie baso di situ enak dan porsinya besar. Katanya lagi, di situ sering ngantri. Tapi waktu kami ke sana masih ada beberapa meja yang kosong, mungkin karena kami datang ‘pagi’. Awalnya bingung karena saya baru pertama kali ke situ. Pesanan kami saat itu:

  • 1 yamin manis BPTS……[Bi Santi]
  • 1/2 yamin manis B………[Aa]
  • 1 yamin manis PC……….[Mamah]
  • 1 yamin manis BPC…….[Ummi]
  • 1 jus alpukat……………….[Aa]

Apaan tuh BPTS, B, PC, BPC? Silahkan lihat rumusnya di review blog saya yang lain, hehe… Setelah memesan kami mencari meja kursi kosong untuk diduduki. Nomor pesanan diletakkan di meja agar mudah dilihat oleh petugas yang mengantarkan pesanan. Beberapa detik kemudian ada petugas yang khusus membagikan welcome drink teh hangat panas (lagi seneng bikin tulisan yang dicoret, hehe…). Saya segera memasukkan sendok ke dalamnya supaya tidak terlalu panas (tips Ceriwis episode entah kapan udah lama banget). Beberapa menit kemudian pesanan kami tiba, mangkuk pesanan saya yang paling besar karena memang hurufnya lebih banyak (BPTS), hehe… Aa kelihatan kurang bersemangat, mungkin karena masih kenyang. Padahal Aa memesan jus alpuket juga. Di tengah acara makan, tiba-tiba Aa menyeletuk ingin es durian padahal katanya kenyang.

Saya akhirnya berhasil menghabiskan satu porsi yamin manis BPTS dengan sedikit usaha karena porsinya gede bo! Mamah menyerah, menyisakan beberapa helai mie dan beberapa C dan P. Aa lebih banyak lagi sisa B-nya, Ummi pun tidak menghabiskan semua C dan P-nya. Sisa kuah dikumpulkan dan dibungkus untuk dibawa pulang. Kenyang banget bo!

Setelah membayar di kasir kami melihat-lihat kolam ikan yang ada di bagian belakang restoran, ikannya besar-besar! Setelah itu kami keluar, Aa masih pengen es durian. Katanya sih biasanya di dalam restoran ada es durian tapi saat itu sedang kosong. Untungnya di luar, dekat tempat parkir, ada penjual es durian. Satu gelas plastik berisi dua scoop es puter, daging durian yang masih ada bijinya, susu cokelat secukupnya itu dihargai 8000 rupiah. Looks tasty tapi cuma Aa aja yang masih punya nafsu untuk memakannya.

Sekitar pukul  siang kami sudah tiba di rumah, sholat Dzuhur. Tiga orang yang kekenyangan langsung tidur siang, saya masih main-main dengan keyboard sambil mengikuti musik dari si speaker-yang-bisa-langsung-dicolok-USB. Kira-kira pukul 14:30, para petidur siang mulai pada bangun. Giliran saya yang tidur, zzzz….

Biasanya bangun tidur saya suka merasa lapar, tapi kali itu tidak sodara-sodara! Lain kali kalau ke sana pesen yang setengah porsi aja, pengen pesen jus alpukatnya yang ni’méh itu. Tapi nunggu yang nraktir aja ah, bukan penggila baso juga sih :p

Advertisements

3 thoughts on “Kenyangnya poll

  1. rasa yamin manisnya ga jauh beda sama yg sebelah griya. hehe.
    makan disini kayaknya udah 3 kali, tp ga pernah hapal jalan kesananya. lewat mana sih?
    btw, kerasa vetcinnya teu?

    • ya namanya yamin mah mau enak ky gmn lg :p
      sy sih taunya klo dari arah soekarno-hatta pk st.hall-gede bage, turun di perempatan lodaya-martanegara. tp kmrn liat ada angkot kb.kalapa-cicaheum (via binong) lwt dpn akung, entah yg ke arah mana :p
      vetsin entah, tenggorokan agak ga enak sih tp itu stlh nyicipin es durian, hihihi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s