Tentang menghargai


Ketika saya merasa sudah kehabisan waktu, saya berharap memiliki waktu ekstra dan mengefisienkan waktu yang saya punya itu untuk melakukan segala sesuatu yang belum sempat saya lakukan. Ketika saya merasa memiliki banyak waktu luang, saya cenderung untuk menunda pekerjaan atau apapun yang belum saya lakukan dan melakukan hal yang tidak penting dan bersifat membuang-buang waktu.

Ketika saya merasa sudah kehabisan uang, saya berharap memiliki uang ekstra dan berusaha sebisa mungkin mengefisienkan uang yang saya punya. Ketika saya merasa memiliki uang lebih, saya cenderung membelanjakannya untuk hal-hal yang tidak perlu.

Ketika sedang merasa kesepian, saya berharap ada seorang teman yang menemani. Ya, cukup satu orang saja. Ketika begitu banyak teman yang berada di sekitar saya, saya cenderung melupakan keberadaan mereka.

Memang, manusia baru bisa menghargai apa yang tidak mereka miliki.

[Trying to put things into words and it ends up as a stupid mess]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s